Penelitian ini mengkaji transformasi rumah limasan Jawa menjadi karya seni instalasi kontemporer berjudul RE-FORM. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana alih fungsi arsitektur vernakular merefleksikan transformasi sosial-budaya yang lebih luas serta bagaimana praktik artistik dapat berfungsi sebagai metode pembacaan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis praktik (practice-led research) yang dipadukan dengan metode Reading Vernacular Housing (RVH). Kajian difokuskan pada struktur spasial, elemen simbolik, dan reinterpretasi material dalam proses penciptaan instalasi. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, eksperimen artistik, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi arsitektur limasan ke dalam bentuk seni instalasi menghasilkan wacana kritis mengenai memori, identitas, komodifikasi, dan modernitas. Karya ini memperlihatkan bahwa rumah vernakular bukan sekadar objek warisan yang statis, melainkan teks budaya yang dinamis dan terbuka untuk ditafsirkan kembali. Penelitian ini berkontribusi pada wacana seni kontemporer dan pendidikan seni dengan menempatkan praktik instalasi sebagai alat pedagogis sekaligus analitis untuk memahami transformasi sosial-spasial.
Copyrights © 2026