Tata letak fasilitas berperan penting dalam efisiensi aliran proses dan produktivitas. CV XYZ masih memiliki tata letak yang kurang optimal yaitu sebesar 1.527,00 meter, sehingga menyebabkan jarak perpindahan panjang dan proses kurang efisien. Penelitian ini merancang ulang tata letak menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan Grafik melalui analisis From To Chart (FTC), Activity Relationship Chart (ARC), dan Activity Relationship Diagram (ARD). Hasilnya menunjukkan jarak perpindahan awal sebesar 1.527,00 meter, sementara metode grafik menghasilkan jarak 608,00 meter dan metode SLP menghasilkan jarak sebesar 604,20 meter. Berdasarkan hasil perbandingan tersebut, metode SLP menghasilkan tata letak yang paling efektif, sehingga penelitian ini mampu meningkatkan keteraturan aliran proses produksi serta efisiensi operasional secara keseluruhan.
Copyrights © 2026