Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan meningkatkan mutu produk nasi kuning pada UMKM Nasi Kuning Manado Trikeke di Gorontalo dengan menggunakan pendekatan Six Sigma melalui metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Masalah utama yang diidentifikasi adalah tingginya jumlah produk cacat, seperti tekstur nasi yang keras dan cita rasa lauk yang kurang, yang memengaruhi efisiensi produksi serta kepuasan pelanggan. Berdasarkan data selama tujuh hari, rata-rata DPMO (Defect per Million Opportunities) tercatat sebesar 45.773,23 dengan level sigma 3,20, menandakan bahwa kualitas produksi masih perlu ditingkatkan. Analisis menggunakan P-Chart, diagram Pareto, dan diagram Fishbone digunakan untuk menemukan akar masalah, yang meliputi faktor manusia, peralatan, bahan baku, dan metode kerja. Upaya perbaikan dilakukan melalui pelatihan tenaga kerja, penyusunan standar prosedur operasional (SOP), pemeliharaan alat, serta pengawasan mutu bahan baku. Hasil implementasi menunjukkan penurunan potensi kecacatan dan peningkatan kestabilan proses produksi. Studi ini merekomendasikan penerapan pengendalian berkelanjutan guna menjaga dan meningkatkan kualitas nasi kuning secara konsisten. Kata kunci: DMAIC, Nasi Kuning, Peningkatan Mutu, Six Sigma, UMKM.
Copyrights © 2025