Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Vol. 8 No. 2 (2026): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology

Aktivitas Antidiare Ekstrak Etanol Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisica L.) terhadap Mencit Putih Jantan

Agustin, Risma Indrika (Unknown)
Ariani, Novia (Unknown)
Ma’ruf, Muhammad (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Diare adalah suatu kondisi di mana seseorang sering buang air besar dengan feses cair atau encer. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antidiare adalah pisang kepok, terutama pada kulit buah pisang kepok. Kulit buah pisang kepok mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, steroid dan saponin yang berpotensi dalam mengurangi konsetrasi gejala diare. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efek antidiare dan dosis ekstrak kulit pisang kepok pada mencit jantan. Jenis penelitian ini adalah eksperimental yang menggunakan hewan uji mencit jantan dengan berat badan 20-30 g sebanyak 24 ekor yang terdiri dari kelompok normal, kelompok kontrol negatif  Na-CMC 0,5%, kelompok kontrol positif loperamid 0,02mg/20g BB, kelompok ekstrak dosis 1 mg/20g BB, 1,3mg/20g BB, dan 1,5mg/20g BB. Penelitian ini menggunakan metode proteksi dengan induksi kombinasi oleum ricini 0,75mL dan magnesium sulfat 2mg/Kg BB secara oral. Parameter yang diamati diantaranya berat feses, konsistensi feses, dan frekuensi diare. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa pemberian dosis 1 mg/20g BB, 1,3mg/20g BB, dan 1,5mg/20g BB memiliki efek sebagai antidiare. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit pisang kepok memiliki aktivitas sebagai antidiare dengan dosis efektif 1,5mg/20g BB.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

bjmlt

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Borneo Journal of Medical Laboratory Technology is a Scientific Journal managed by Department of Medical Laboratory Technology Faculty of Health Science Universitas Muhammadiyah Palangkaraya and published twice a year (in October and April) by Institute for Researches and Community Services ...