Pediculosis kapitis merupakan infestasi ektoparasit yang banyak ditemukan di lingkungan padat seperti pondok pesantren. Infestasi berat dapat menimbulkan gatal, gangguan tidur, dan kehilangan darah kronis yang berpotensi menyebabkan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin pada santriwati penderita pediculosis di Pondok Pesantren Raudlotul Musthofa Rejotangan Tulungagung. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 santriwati penderita pediculosis. Pemeriksaan kadar hemoglobin dilakukan menggunakan metode Point of Care Testing (POCT) dengan alat Easy Touch dari darah kapiler. Hasil pemeriksaan menunjukkan 25 responden (62,5%) memiliki kadar hemoglobin normal, 7 responden (17,5%) rendah (anemia), dan 8 responden (20%) tinggi. Infeksi pediculosis dapat memengaruhi kadar hemoglobin pada santriwati. Meskipun sebagian besar responden memiliki kadar hemoglobin normal, masih terdapat 17,5% yang mengalami anemia. Pemeriksaan hemoglobin rutin, edukasi gizi, suplementasi zat besi, serta upaya pencegahan pediculosis penting dilakukan di pesantren untuk menjaga kesehatan santriwati.
Copyrights © 2026