Kopi adalah minuman yang sangat populer dan dikonsumsi secara luas di seluruh dunia, mengandung senyawa bioaktif seperti kafein, asam klorogenat, dan polifenol yang dapat memengaruhi respons imun dan inflamasi. Senyawa ini juga berpotensi memengaruhi fisiologi darah, seperti proses eritropoiesis, terutama karena tanin dalam kopi dapat menurunkan ketersediaan zat besi non-heme. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kebiasaan konsumsi kopi dengan jumlah leukosit dan eritrosit. Dengan menggunakan analisis korelasi Pearson, data konsumsi kopi, yang dikelompokkan menjadi 3 gelas per hari dan lebih dari 3 gelas per hari, dianalisis terhadap jumlah leukosit dan eritrosit. Hasilnya menunjukkan korelasi yang sangat lemah dan tidak signifikan secara statistik antara konsumsi kopi dengan jumlah leukosit (r = 0,108, p = 0,632) dan eritrosit (r = 0,073, p = 0,745). Temuan ini konsisten dengan studi-studi sebelumnya yang melaporkan efek minimal atau tidak konsisten dari konsumsi kopi terhadap parameter hematologis. Oleh karena itu, hubungan antara konsumsi kopi dan parameter hematologis seperti jumlah leukosit dan eritrosit tidak terbukti signifikan dalam penelitian ini.
Copyrights © 2026