Globalisasi menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui strategi pembelajaran efektif, salah satunya melalui ability grouping (pengelompokan berdasarkan kemampuan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan ability grouping, tingkat motivasi belajar Fiqih santri, serta pengaruh pengelompokan tersebut terhadap motivasi belajar di Pondok Pesantren Khoiriyah Hasyim Seblak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif jenis ex-post facto. Populasi penelitian mencakup 130 santri Madrasah Diniyah, dengan sampel sebanyak 32 santri yang diambil melalui teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji prasyarat, serta analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ability grouping berada pada kategori cukup baik dengan nilai rata-rata 60,59. Sementara itu, motivasi belajar Fiqih santri berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 65,56. Hasil analisis statistik membuktikan adanya pengaruh positif dan signifikan antara ability grouping terhadap motivasi belajar Fiqih dengan kontribusi sebesar 50,6%. Hal ini menunjukkan bahwa strategi ability grouping efektif dalam meningkatkan motivasi belajar santri pada mata pelajaran Fiqih. Melalui pengelompokan yang tepat, santri merasa lebih percaya diri dan tertantang untuk belajar sesuai dengan tingkat pemahamannya.
Copyrights © 2026