Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis strategi integrasi kearifan lokal membatik dalam pembelajaran tematik di Sekolah Dasar; (2) mengidentifikasi tantangan implementasi yang dihadapi guru; dan (3) mengevaluasi dampaknya terhadap siswa. Kajian dilakukan melalui studi literatur terhadap 21 artikel ilmiah terbitan tahun 2019–2025 yang relevan dengan topik. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) strategi integrasi membatik diterapkan melalui pengembangan bahan ajar berbasis budaya, pembelajaran berbasis proyek, dan pendekatan partisipatif yang melibatkan guru, siswa, dan komunitas; (2) tantangan yang dihadapi mencakup keterbatasan bahan ajar, minimnya pelatihan guru, rendahnya pemahaman terhadap budaya lokal, serta kurangnya dukungan kebijakan pendidikan; dan (3) dampak integrasi membatik terbukti meningkatkan motivasi belajar, keterampilan berpikir kritis, serta membentuk karakter siswa dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna karena terhubung dengan budaya serta lingkungan sekitar siswa. Dengan demikian, pembelajaran tematik berbasis kearifan lokal seperti membatik perlu diimplementasikan secara sistematis melalui pengembangan kurikulum, pelatihan pendidik, dan penyediaan sumber belajar yang mendukung.
Copyrights © 2025