Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas II SDN 5 Jepon pada materi Subjek, Predikat, Objek (SPO). Dari 25 peserta didik, hanya 8 (32%) yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM), sementara 17 (68%) siswa belum tuntas. Kondisi ini disebabkan oleh dominasi metode ceramah, kurangnya variasi media, dan minimnya keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model Discovery Learning berbantuan media papan saku kata dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas II pada materi SPO Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan model Kemmis dan McTaggart, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 peserta didik kelas II SDN 5 Jepon tahun pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan ketuntasan belajar siswa dari kondisi pra-siklus sebesar 32% menjadi 65% pada Siklus I, dan meningkat menjadi 84% pada Siklus II, melampaui indikator capaian penelitian sebesar 80%. Penerapan model Discovery Learning berbantuan media papan saku kata terbukti efektif meningkatkan keterlibatan aktif, motivasi, dan pemahaman konsep SPO siswa kelas rendah sekolah dasar.
Copyrights © 2026