Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

DEVELOPMENT OF INFORMATICS TECHNOLOGY AND COMPUTER BOOK BASED ON 4D MODELS Anna Mariyani; Muhammad Aunur Rofiq; Tio Ikhtiar Tiantoko
UICELL No 5 (2021): UICELL Conference Proceedings 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop a textbook on the subject of Information Technology and Computers with a self-regulated learning approach. This research uses Development and Research method through 4D Model. The definition stage is carried out by determining the characteristics of the textbook that will be developed through the initial study. The design stage, namely by choosing the format and design of the textbook to produce the first correction (draft). The development stage is carried out to produce the second draft, third correction, and the final product of the textbook. The second correction is obtained through the revised expert validation results that have been recommended. The third correction is the acquisition of small group test results by taking randomly. Based on the results of field tests on students who are taking Computer Information and Technology courses, the final product is obtained from the textbook. One of the textbook features and tools developed is the project task feature. Based on the validation of the textbook and its supporting tools, the criteria are very feasible and ready to be used and can guide student learning independently through the features in the textbook. The development of this textbook is expected to help in developing not only Information Technology and Computers but also other materials that use computers. Keywords: RnD, 4D Model, Informatic Technology, Learning Development
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMPUTER BERBASIS PROJECT BASED LEARNING BAGI MAHASISWA Anna Mariyani; Muhammad Aunur Rofiq; Tio Ikhtiar Tiantoko
JURNAL SINEKTIK Vol 4 No 2 (2021): JURNAL SINEKTIK: DESEMBER-2021
Publisher : FKIP, PGSD, Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/js.v4i2.6667

Abstract

This research aims to develop a textbook on Informatics and Computer Technology with a selfregulated learningapproach. The study used the  RnD method through a 4D model. The defining stage(define)byestablishing the characteristics of the teaching book to be developed through initial study. The design stage,choosing the format and design of the teaching book to produce thefirstcorrection (draft).   The development stage (develop) to produce the second correction(draft), the third correction, and the final product of the teaching book. Based on the results of field tests on students who are taking Computer Technology and Information courses obtained the final product from the teaching book. One of the features and devices of the teaching book developed is the project task feature. Based on validation of teaching books and supporting devices produce criteria are very feasible and ready to be used and guide students' learning through the features in the teaching book. The development of this teaching book is expected to help in developing not only in Informatics and Computer Technology materials but also in other materials that use computers.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Materi Subjek Predikat Objek Dengan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Media Papan Saku Kata Eva Yumaida; Ika Nurwulandari; Muhammad Aunur Rofiq
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6187

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas II SDN 5 Jepon pada materi Subjek, Predikat, Objek (SPO). Dari 25 peserta didik, hanya 8 (32%) yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM), sementara 17 (68%) siswa belum tuntas. Kondisi ini disebabkan oleh dominasi metode ceramah, kurangnya variasi media, dan minimnya keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model Discovery Learning berbantuan media papan saku kata dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas II pada materi SPO Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan model Kemmis dan McTaggart, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 peserta didik kelas II SDN 5 Jepon tahun pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan ketuntasan belajar siswa dari kondisi pra-siklus sebesar 32% menjadi 65% pada Siklus I, dan meningkat menjadi 84% pada Siklus II, melampaui indikator capaian penelitian sebesar 80%. Penerapan model Discovery Learning berbantuan media papan saku kata terbukti efektif meningkatkan keterlibatan aktif, motivasi, dan pemahaman konsep SPO siswa kelas rendah sekolah dasar.
Implementasi Model Teams Games Tournament (TGT) Menggunakan Media Papan Bilangan Untuk Peningkatan Pemahaman Konsep Nilai Tempat Bilangan Di Kelas III Sekolah Dasar Ermira Kustikavenik; Muhammad Aunur Rofiq; Anna Mariyani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7103

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media papan bilangan dalam meningkatkan pemahaman konsep nilai tempat bilangan pada siswa kelas III SDN 5 Jepon, Blora. Latar belakang penelitian ini adalah masih banyaknya siswa yang mengalami kesulitan membedakan satuan, puluhan, dan ratusan, terbukti dari 9 dari 22 siswa belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi TGT dengan media papan bilangan secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa, keterampilan guru, dan aktivitas belajar siswa. Pada pra siklus, ketuntasan siswa sebesar 59,1%; pada Siklus I meningkat menjadi 72,7%; dan pada Siklus II mencapai 100%, melampaui indikator target sebesar 80%. Model TGT dengan media papan bilangan menjadikan pembelajaran lebih konkret, interaktif, dan menyenangkan sehingga meningkatkan pemahaman konsep nilai tempat bilangan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi model kooperatif TGT dan media papan bilangan efektif meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar
Peningkatan Hasil Belajar Materi Pecahan melalui Model Kooperatif Tipe TGT Berbantuan Media Papan Bersusun di Kelas IV Amanda Novia Latifah Hanum; Anna Mariyani; Muhammad Aunur Rofiq
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i3.4335

Abstract

Riset dilatarbelakangi dari minimnya pencapaian matematika dalam hal hasil belajar pada topik pecahan di sekolah dasar. Penyebabnya mencakup metode pengajaran dominan terfokus di guru. Minimnya penggunaan metode pengajaran dan alat pembelajaran yang inovatif juga menjadi penyebab. Tujuan riset adalah untuk memperbaiki capaian belajar pecahan kelas IV melalui penggunaan pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) didukung oleh media papan bersusun. Penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan Kemmis dan McTaggart yang dilakukan secara bertahap dalam dua siklus. Setiap siklus mencakup perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi digunakan. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 23 siswa dari kelas IV SDN 2 Gedangdowo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar. Temuan dari penelitian ini memperlihatkan signifikansi dalam ketuntasan belajar siswa. Tingkat ketuntasan pada pra-siklus adalah 65,22% dengan rata-rata nilai 71,1. Tingkat ketuntasan sikus I adalah 78,26% pada siklus I dengan rerata 77,6 . Tingkat ketuntasan siklus II adalah 95,65% dengan rerata 84,2. Selain itu, partisipasi dan keterlibatan siswa dalam proses belajar juga menunjukkan peningkatan. Penggunaan model TGT diformulasikan dengan media papan bersusun terbukti efektif dalam memperbaiki prestasi belajar pecahan siswa sekolah dasar.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PPKN MELALUI MODEL NHT BERBANTUAN MEDIA SMART BOX DAN VIDEO PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Mokhamad Aminudin; Muhammad Aunur Rofiq; Anna Mariyani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47960

Abstract

The background of this study is the low learning outcomes and learning activeness of third grade pupils in Civic Education (PPKn) at SDN 2 Ketileng. The learning activities were still teacher-centered and did not incorporate new media; thus, the students were passive in the lessons. This research was conducted to increase student learning outcomes and activeness by applying the Numbered Head Together (NHT) model supplemented by smart box media and video. This study used Classroom Action Research in two cycles with the number of students 21. Data were acquired through testing, observations, interviews and documentation. Results showed that the introduction of NHT model with smart box and video media helped in improving the learning outcome and activeness of the students. The mastery of learning was increased from 42.86% in the pre-cycle, to 66.67% in cycle I, and 85.71% in cycle II. The students’ activeness also rose from cycle I (80.95%) to cycle II (100%). Students were more eager, confident and engaging in discussions and presentations. NHT model helped smart box and video media may be employed as an innovative learning alternative in primary school.
Improving Mathematics Learning Outcomes Through the Media-Assisted TGT Model Fraction Card Siti Rohimah; Muhammad Aunur Rofiq; Anna Mariyani
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Kiprah Pendidikan | January 2026
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v5i1.p15-29

Abstract

Mathematics has always been a frightening prospect for students, so mathematics learning outcomes are a constant concern for teachers and even educational institutions. This study aims to improve students' mathematics learning outcomes through the application of a cooperative learning model.Team Games Tournament (TGT)supported by the mediafraction card. This research is based on the low mathematics learning outcomes of fifth-grade students of SDN Balong, with an average score of 48.42 from the KKM of 70. This research is a Classroom Action Research (CAR) carried out in two cycles, each including planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 19 fifth-grade students of SDN Balong in the 2024/2025 academic year. Data collection techniques included documentation, interviews, observations, and tests. Data validity was tested by triangulation of sources and methods. The results of the study indicate that the application of the TGT model assistedfraction cardcan improve teacher skills, student activity, and mathematics learning outcomes. This is evidenced by the learning outcomes achieved in cycle I, which reached 68.42% cognitive learning completion, increasing to 78.94% in cycle II. Student activity and teacher skills also experienced significant improvements. Thus, the TGT cooperative learning model is effective in improving the quality of mathematics learning
Peningkatan Hasil Belajar Perkalian melalui Problem Based Learning Berbantuan Benda Konkret pada Siswa Kelas II Najla Nur Shafiyya; Ahmad Teguh Purnawanto; Muhammad Aunur Rofiq
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8656

Abstract

Rendahnya hasil belajar perkalian pada siswa sekolah dasar perlu mendapat perhatian karena materi perkalian merupakan konsep dasar yang mendukung pemahaman operasi matematika pada jenjang berikutnya. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar perkalian melalui penerapan Problem Based Learning (PBL) berbantuan benda konkret pada siswa kelas II SDN 1 Tambaksari, Kabupaten Blora. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas II. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan menghitung rata-rata nilai, persentase ketuntasan belajar, serta N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan belajar meningkat dari 56% pada pra-siklus menjadi 76% pada siklus I dan mencapai 92% pada siklus II. Nilai rata-rata siswa juga meningkat dari 62 pada pra-siklus menjadi 74 pada siklus I dan 80,6 pada siklus II. Hasil perhitungan N-Gain sebesar 0,49 menunjukkan peningkatan dalam kategori sedang. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan PBL berbantuan benda konkret berpotensi meningkatkan pemahaman konsep perkalian dan hasil belajar siswa sekolah dasar melalui pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MEDIA SCRAPBOOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Laila Lutfiana; Muhammad Aunur Rofiq; Fulusia Nurmawati
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.13023

Abstract

This classroom action research was initiated to optimize IPAS academic outcomes, teaching competencies, and student engagement inside grade IV at SDN 2 Pelem, specifically focusing on the theme "Daerahku Kaya Sumber Daya." The intervention integrated the Problem-Based Learning (PBL) framework coupled with scrapbook media. Initially, the study was triggered by substandard student academic performance, evidenced by a pre-cycle baseline mastery of only 21.05%. Following the Kemmis and McTaggart framework, the investigation spanned two successive cycles, each encompassing systematic phases of planning, acting, observing, and reflecting. A cohort of 19 fourth-grade students served as the research subjects. To gather comprehensive data, evaluation tests, direct observation logs, interviews, and documentation were utilized. The empirical findings demonstrated a progressive upward trend in learning mastery, expanding from the initial 21.05% to 63.16% during Cycle I, and ultimately culminating at 89.47% in Cycle II. These outcomes underscore that embedding scrapbook-supported PBL into the classroom operationally elevates student attentiveness, teacher pedagogical proficiency, and conceptual comprehension of IPAS topics. ABSTRAK Penelitian penanganan kelas ini bermaksud guna mendongkrak output belajar, keterampilan guru, dan unjuk kerja peserta didik pada muatan keilmuan IPAS materi Daerahku Kaya Sumber Daya di kelas IV SDN 2 Pelem berbasiskan pengaplikasian model Problem Based Learning (PBL) dibantu media scrapbook. Hal mendasar penelitian ini karena prestasi akademis belajar rendah, dibenarkan oleh persentase tuntasnya pretest sebesar 21,05%. Penelitian dilangsungkan dua siklus dimana mereka melalui tahapan merancang, melaksanakan tindakan, memantau, dan peninjauan ulang berpatokan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek sasaran jumlahnya 19 peserta didik kelas IV. Data dihimpun dengan bantuan tes kinerja belajar, lembaran observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan meningkatnya tuntasnya belajar dari 21,05% pada pratindakan, berubah jadi 63,16% di siklus I, dan meraih 89,47% di siklus II. Peningkatan tersebut membuktikan jika diterapkannya model Problem Based Learning berbantuan media scrapbook mampu meningkatkan keaktifan, keterampilan guru, dan pemahaman peserta didik, terkhusus muatan IPAS secara signifikan.