Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) oleh guru mata pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, teknik wawancara dan studi dokumentasi. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah sumber data primer yaitu 1 orang guru mata pelajaran IPS dan 1 orang waka kurikulum, dan sumber data sekunder yaitu data profil sekolah SMP Negeri 2 Pontianak. Teknik analisis data yang digunakan menurut Miles dan Huberman yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data yaitu triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Penelitian ini disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Pemanfaatan fitur perangkat ajar yang ada di Platform Merdeka Mengajar (PMM) oleh guru mata pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Pontianak adalah untuk mencari referensi modul ajar, buku, dan modul projek; 2) Pemanfaatan fitur pelatihan mandiri yang ada di Platform Merdeka Mengajar (PMM) oleh guru mata pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Pontianak adalah untuk mengikuti pelatihan mandiri dan memperoleh pengetahuan dari topik kurikulum merdeka, merdeka belajar, perencanaan pembelajaran, dan asesmen; 3) Kendala yang dihadapi guru mata pelajaran IPS dalam memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) adalah kesulitan mengatur waktu, tidak munculnya notifikasi webinar, kesulitan dalam menemukan materi atau modul ajar akibat ketidaksesuaian kata kunci, serta keterbatasan fasilitas.
Copyrights © 2026