Pterygium adalah pertumbuhan jaringan fibrovaskular (jaringan ikat dan pembuluh darah) yang berasal dari konjungtiva dan meluas ke permukaan kornea. Secara klinis, pterygium dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, dan menimbulkan astigmatisme (gangguan penglihatan akibat bentuk kornea yang tidak normal). Walaupun pengangkatan (eksisi) pterygium bisa meredakan gejala tersebut, tantangan utama dalam operasi pterygium adalah tingginya angka kekambuhan (rekurensi). Pterigium menunjukkan distribusi di seluruh dunia, tetapi lebih umum di iklim hangat dan kering. Di daerah tropis, prevalensinya mencapai 22%. Laporan kasus ini menjelaskan tentang seorang Perempuan 65 tahun yang mengeluhkan pandangan mata kiri seperti berkabut. Berdasarkan pemeriksaan fisik ophtalmologi pada mata kiri didapatkan VOS 4/8F, palpebra tenang, konjungtiva palpebra superior inferior tenang, konjungtiva bulbi oculi tampak pterygium nasal grade III, cornea jernih, COA dalam, iris berwarna coklat tua, pupil bulat dengan diameter 3 mm letak central, reflek pupil direct indirect positif, lensa jernih tampak pantulan seperti kaca (IOL+), TIO 15. Pasien memiliki riwayat penyakit hipertensi
Copyrights © 2026