Rendahnya minat baca bahasa Inggris pada anak-anak yang tinggal di lingkungan panti asuhan merupakan persoalan literasi yang membutuhkan intervensi edukatif inovatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Program Storytelling Corner, menganalisis respons dan partisipasi anak, serta mengidentifikasi dampaknya terhadap pengenalan kosakata dasar bahasa Inggris anak usia sekolah dasar di Panti Asuhan Imanuel, Kota Palangka Raya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara induktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program terlaksana secara sistematis melalui pendekatan edutainment dan partisipatif berbasis buku cerita bergambar, boneka tangan, dan flashcard. Sekitar 90% dari 18 peserta terlibat aktif, dengan capaian pengenalan 5–10 kosakata dasar bahasa Inggris per sesi. Pergeseran sikap afektif dari enggan menjadi terbuka terhadap bahasa Inggris juga teramati secara signifikan. Program ini menyimpulkan bahwa storytelling berbasis cerita bergambar efektif membangun minat baca dan pengenalan kosakata bahasa Inggris anak di lingkungan nonformal. Disarankan agar program dilaksanakan secara rutin dengan dukungan kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan lembaga sosial.
Copyrights © 2026