Penelitian ini mengkaji optimasi manajemen pakan ternak ruminansia, khususnya Sapi Aceh, di Desa Meurandeh, Kota Langsa, Provinsi Aceh, menggunakan pendekatan hibrida antara Metode Simpleks dan Algoritma Genetika (AG). Permasalahan utama yang dihadapi peternak adalah fluktuasi ketersediaan pakan dan pengelolaan sumber daya yang tidak mempertimbangkan carrying capacity lahan. Model matematis dirancang dengan empat variabel keputusan: luas lahan pakan (x₁), jumlah ternak (x₂), produksi pakan hijauan (x₃), dan pakan tambahan (x₄). Metode Simpleks digunakan pada tahap pertama untuk menyelesaikan relaksasi linier dan menghasilkan nilai seed bagi inisialisasi populasi AG. Algoritma Genetika kemudian menyempurnakan solusi tersebut menjadi format bilangan bulat yang feasible. Hasil analisis menunjukkan bahwa model hibrida ini efektif mengkuantifikasi carrying capacity sebagai batasan operasional, memenuhi seluruh konstrain fisik dan biologis, serta memberikan rekomendasi manajerial yang dapat diimplementasikan oleh peternak dan penyuluh pertanian di Aceh.
Copyrights © 2026