Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan teori behavioristik melalui strategi bertanya dalam meningkatkan keaktifan siswa kelas V di SDN 19 Mungguk Bantok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Analisis data mengikuti tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru secara konsisten menggunakan pertanyaan pada awal, inti, dan penutup pembelajaran sebagai stimulus untuk memunculkan respons siswa. Setiap respons yang tepat diperkuat dengan pujian verbal sebagai penguatan positif. Keaktifan siswa yang dominan berupa keaktifan verbal, seperti menjawab pertanyaan, menanggapi pendapat teman, dan mengemukakan ide dalam diskusi. Peningkatan keaktifan terjadi secara bertahap dari satu pertemuan ke pertemuan berikutnya seiring pembiasaan stimulus dan penguatan. Keaktifan siswa dipengaruhi faktor internal berupa kepercayaan diri dan keberanian, serta faktor eksternal berupa keterampilan guru dalam bertanya, pemberian penguatan, dan suasana kelas yang kondusif. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan prinsip stimulus–respons disertai penguatan dapat efektif untuk membentuk kebiasaan perilaku aktif siswa dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026