Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas III yang disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dan mudah bosan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Children's Learning in Science (CLIS) terhadap hasil belajar IPAS siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi eksperimen dan desain non-equivalent control group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 29 siswa yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan dokumentasi. Analisis data diawali dengan uji normalitas dan homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan Independent Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Rata-rata nilai siswa pada kelas kontrol sebesar 65,36, sedangkan pada kelas eksperimen meningkat menjadi 87,67. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe CLIS berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas III pada materi perubahan bentuk energi di SDK St. Yoseph 4 Naikoten Kota Kupang.
Copyrights © 2026