Pembelajaran mengenai kenampakan permukaan bumi di sekolah dasar masih sering bersifat abstrak sehingga siswa mengalami kesulitan memahami konsep secara konkret. Kondisi tersebut disebabkan oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan alat peraga peta timbul berbasis lingkungan sekitar untuk meningkatkan pemahaman konsep kenampakan permukaan bumi pada siswa kelas V SDN Kaliwining 02. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dokumentasi, dan catatan lapangan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga peta timbul berbasis lingkungan sekitar mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi kenampakan permukaan bumi. Nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 61 pada pra-siklus menjadi 73 pada siklus I dan 85 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 52% menjadi 91%, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari kategori cukup aktif menjadi sangat aktif. Media pembelajaran yang konkret, visual, dan dekat dengan lingkungan siswa membantu mereka memahami konsep secara lebih mudah, aktif, bermakna, dan menyenangkan. Penggunaan media ini juga membantu guru menciptakan suasana pembelajaran kolaboratif yang mendorong interaksi, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa secara optimal. Dengan demikian, alat peraga peta timbul berbasis lingkungan sekitar efektif digunakan sebagai media pembelajaran IPA di sekolah dasar serta mampu meningkatkan hasil belajar, partisipasi, dan motivasi siswa
Copyrights © 2026