Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris terhadap speaking skill mahasiswa STIE LPI Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Sampel penelitian berjumlah 200 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert lima tingkat, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris berpengaruh positif dan signifikan terhadap speaking skill mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan. Kompetensi Bahasa Inggris memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan kompetensi Bahasa Indonesia dalam meningkatkan kemampuan komunikasi lisan mahasiswa. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,648 menunjukkan bahwa kedua kompetensi bahasa secara bersama-sama mampu menjelaskan 64,8% variasi speaking skill mahasiswa. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan pembelajaran bahasa yang komunikatif dan berbasis praktik aktif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa. Perguruan tinggi perlu menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung penggunaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris secara fungsional guna meningkatkan kompetensi komunikasi mahasiswa.
Copyrights © 2026