Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) sistem intensif di Tambak SP Community, Kabupaten Bombana, merupakan model transformasi akuakultur milenial yang meningkatkan produktivitas dari pola tradisional ke supra-intensif dengan padat tebar tinggi dengan luas 2,5 hektare. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan finansial usaha melalui indikator NPV, B/C Ratio, IRR, dan PP menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data primer (wawancara, observasi) dan sekunder (laporan Dinas Perikanan). Hasil menun-jukkan biaya investasi Rp1.565.050.000 (penyusutan tahunan Rp314.488.792), biaya operasional Rp2.081.524.592, penerimaan Rp3.757.981.089, dan pendapat-an bersih Rp1.676.456.498 per tahun (3 siklus). Analisis kelayakan menghasilkan NPV Rp2.854.723.456 (>0), B/C Ratio 1,81 (>1), IRR 89,4% (>6%), dan PP 1,24 tahun (<3 tahun), semuanya memenuhi kriteria layak. Studi menyimpulkan usaha sangat layak secara finansial dengan rekomendasi optimalisasi biaya produksi dan rekomendasi teknologi untuk replikasi nasional.
Copyrights © 2026