Salah satu kemampuan yang penting dalam pembelajaran sains yaitu berpikir kritis. kemampuan ini mencakup proses menganalisis, mengevaluasi, dan menafsirkan informasi, serta menyimpulkan kesimpulan yang logis. Kemampuan ini membantu peserta didik memahami fenomena ilmiah serta menentukan pilihan secara logis dalam kehidpan sehari-hari. Namun, pada saat ini di salah satu sekolah yang ada di Banten kemampuan berpikir kritis masih belum tercapai dikarenakan beberapa faktor yaitu bahan ajar yang digunakan dan strategi belajarnya belum mendukung untuk melatih kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan permasalahan tersebut, dikembangkanlah bahan ajar e-modul menggunakan model pembelajaran problem based learning terintegrasi STEM bernuansa meaningful learning pada materi gerak dan gaya yang dirancang untuk melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik SMP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan produk dan mengevaluasi tanggapan peserta didik terhadap modul elektronik yang dikembangkan. Metode dalam penelitian ini yang adalah Research and Development (R&D). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul elektronik yang dikembangkan mencapai tingkat validitas sebesar 88,95%, yang menempatkannya dalam kategori “Sangat valid” berdasarkan validasi oleh para ahli. Selanjutnya, setelah direvisi oleh para ahli, produk tersebut diuji pada sekelompok kecil peserta didik dan memperoleh penilaian “Baik” dengan persentase 86,44%. Dengan demikian, e-modul menggunakan model pembelajaran PBL-STEM bernuansa meaningful learning dinyatakan layak digunakan serta berpotensi melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Copyrights © 2026