Kawasan sungai Gampong Lam Ara Tunong, Kabupaten Aceh Besar, memiliki keanekaragaman tumbuhan paku (Pteridophyta) yang belum banyak dikaji, khususnya terkait karakteristik morfologi daun dan potensi pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik morfologi daun tumbuhan paku serta mengidentifikasi potensi pemanfaatannya di kawasan tersebut. Penelitian menggunakan metode eksplorasi lapangan dan deskriptif kualitatif melalui pengamatan langsung terhadap tipe daun, pangkal daun, tepi daun, ujung daun, dan habitat tumbuhan. Potensi pemanfaatan dianalisis secara deskriptif melalui studi literatur dengan mengelompokkan setiap spesies berdasarkan kategori pemanfaatannya dari berbagai referensi ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan terdapat sepuluh spesies tumbuhan paku yang tergolong ke dalam lima famili, yaitu Selaginella plana, Selaginella singalanensis, Thelypteris heterocarpos, Thelypteris kunthii, Thelypteris palustris, Diplopterygium glaucum, Ctenitis submarginalis, Davallia solida, Pyrrosia piloselloides, dan Pteris ensiformis. Variasi morfologi daun memperlihatkan perbedaan yang jelas antarspesies, terutama pada bentuk dan tepi helaian daun yang berkaitan dengan adaptasi habitat. Berdasarkan kajian literatur, sebagian besar spesies berpotensi sebagai tanaman obat (46%), tanaman hias (36%), sumber pangan (9%), dan agen fitoremediasi (9%). Temuan ini memberikan informasi bagi kajian taksonomi, konservasi flora lokal, serta pengelolaan lingkungan berkelanjutan berbasis potensi ekologis dan ekonomi tumbuhan paku.
Copyrights © 2026