Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aksesibilitas, proses penerimaan, lingkungan fisik, dan informasi kepada pasien terhadap kepuasan layanan konsultasi dokter di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura. Sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Papua, RS Bhayangkara Jayapura menghadapi berbagai tantangan pelayanan, antara lain keterbatasan akses, antrean yang panjang, prosedur administrasi yang belum sepenuhnya efektif, keterbatasan fasilitas fisik, serta kebutuhan pasien terhadap informasi medis yang lebih jelas dan mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh dari 393 pasien rawat jalan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas, proses penerimaan, lingkungan fisik, dan informasi kepada pasien berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan layanan konsultasi dokter. Secara simultan, keempat variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 54,8% terhadap kepuasan pasien (R² = 0,548; F = 117,615; sig. = 0,000). Variabel lingkungan fisik memiliki pengaruh paling dominan (β = 0,357), diikuti oleh aksesibilitas (β = 0,296), informasi kepada pasien (β = 0,182), dan proses penerimaan (β = 0,148). Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan secara terpadu melalui perbaikan fasilitas, penambahan kapasitas parkir, penyederhanaan proses penerimaan, pelatihan komunikasi terapeutik bagi tenaga kesehatan, serta edukasi obat yang lebih komprehensif kepada pasien.
Copyrights © 2026