Kreativitas berkembang pesat pada usia 5–6 tahun pada masa ini anak dapat menerima stimulasi dengan baik. Pemanfaatan budaya lokal dalam pembelajaran menjadi strategi yang mampu memberikan pengalaman belajar yang menarik dan sesuai dengan lingkungan anak. Penelitian ini bertujuan dalam menganalisis metode pembelajaran berbasis budaya lokal “Mbojo Juma’a” untuk menstimulasi kemampuan kreativitas anak usia 5–6 tahun. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian melibatkan 2 orang guru dan 36 anak kelas B. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan merupakan instrumen observasi dan wawancara terstruktur. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode “Mbojo Juma’a” yang memadukan budaya lokal dengan pembelajaran PAUD, mampu menstimulasi kreativitas anak. Temuan ini mengimplikasikan bahwa metode “Mbojo Juma’a” dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran PAUD untuk mengembangkan kreativitas anak secara holistik dan bermakna
Copyrights © 2026