Keterampilan sosial berperan penting dalam membantu anak membangun interaksi yang efektif, khususnya pada konteks PAUD inklusif. Namun, masih ditemukan tantangan seperti ketidaknyamanan anak reguler dan perasaan terasing pada anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemanfaatan program musik terintegrasi dalam menstimulasi keterampilan sosial anak dari perspektif guru. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap delapan guru dari empat PAUD inklusif percontohan di Bandung yang menerapkan pembelajaran berbasis musik, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas musik terintegrasi, seperti bernyanyi, bermain alat musik secara kolaboratif, dan gerak ritmik, mampu memfasilitasi perkembangan kerja sama, penerimaan sosial, sikap ramah, empati, serta persaingan positif. Penelitian ini merekomendasikan integrasi observasi langsung di kelas pada studi selanjutnya untuk memperkuat bukti efektivitas program.
Copyrights © 2026