Campak merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia meskipun vaksin efektif telah tersedia, dengan peningkatan kembali kasus dalam beberapa tahun terakhir akibat menurunnya cakupan imunisasi di berbagai wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan meningkatnya kembali kasus campak di Indonesia melalui pendekatan systematic literature review. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan mengikuti pedoman PRISMA melalui pencarian artikel pada database Science Direct dan Springer. Kriteria inklusi mencakup artikel penelitian asli yang dipublikasikan tahun 2020-2026, bersifat open access, dan berlokasi penelitian di wilayah Indonesia. Dari 1618 artikel yang diidentifikasi, dilakukan proses screening dan seleksi sehingga diperoleh 9 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor risiko utama yang berhubungan dengan peningkatan kasus campak meliputi status imunisasi tidak lengkap, rendahnya pendidikan orang tua, kepercayaan agama yang mempengaruhi penerimaan vaksin, keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan, serta adanya kontak dengan penderita campak. Penelitian juga mengidentifikasi bahwa strategi promosi kesehatan yang melibatkan tokoh agama dan pelayanan vaksinasi bergerak merupakan pendekatan efektif dalam meningkatkan cakupan imunisasi. Simpulan penelitian ini adalah meningkatnya kembali kasus campak di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor multidimensi yang memerlukan upaya peningkatan cakupan imunisasi melalui penguatan promosi kesehatan, peningkatan akses pelayanan, serta keterlibatan tokoh masyarakat dan agama dalam program imunisasi.
Copyrights © 2026