Telemedicine merupakan inovasi layanan kesehatan digital yang adopsinya dipengaruhi oleh penerimaan teknologi dan kebutuhan pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor penerimaan terhadap kebutuhan telemedicine dengan mediasi persepsi awal. Kebutuhan telemedicine didefinisikan sebagai perceived need, yaitu kebutuhan yang dirasakan pengguna terhadap pemanfaatan dan pengembangan layanan. Persepsi awal dikonstruksikan berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM) dan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), meliputi persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, kepercayaan, dan risiko. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Responden terdiri dari pasien dan tenaga kesehatan di RSU Bokor Turen, Malang, yang dipilih secara purposive. Analisis dilakukan melalui bootstrapping menggunakan SmartPLS. Hasil menunjukkan faktor penerimaan berpengaruh signifikan terhadap persepsi awal dan kebutuhan telemedicine. Pengaruh langsung bersifat negatif, menunjukkan hubungan kompleks, dengan model memiliki daya jelaskan kuat.
Copyrights © 2026