Salah satu tujuan pemanfaatan dan penggunaan teknologi informasi dalam bidang kesehatan yakni menjadi solusi yang tepat bagi pemecahan masalah layanan publik. Aplikasi mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hadir untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan layanan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat. Penelitian ini bertujuan mengukur faktor-faktor yang berhubungan dengan penerimaan penggunaan aplikasi Mobile JKN oleh Masyarakat Kota Jayapura menggunakan pendekatan UTAUT. Menggunakan metode Observasi korelasional dengan pendekatan cross-sectional study. Jumlah sampel yakni 397 responden, dengan teknik Quota Sampling dari total populasi sebanyak 65.288 jiwa yang menggunakan aplikasi Mobile JKN di Kota Jayapura. Analisis uji statistik menggunakan uji chi-square dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis mengungkapkan bahwa variabel jenis kelamin (p-value = 0,039), usia (p-value = 0,002), ekspektasi kinerja (p-value = 0,002), dan ekspektasi usaha (p-value = < 0,05) memiliki hubungan signifikan terhadap penerimaan penggunaan aplikasi mobile JKN (p-value < 0,05). Sementara, pengaruh sosial (p-value = 0,170) dan kondisi yang memfasilitasi (p-value = 0,159) tidak memiliki hubungan signifikan. Faktor gender, usia, ekspektasi kinerja dan ekspekatsi usaha berhubungan dengan penerimaan penggunaan aplikasi mobile JKN, sedangkan pengaruh sosial dan kondisi yang memfasilitasi berhubungan negatif dengan faktor penerimaan penggunaan aplikasi mobil JKN.Kata kunci: Aplikasi Mobile JKN, UTAUT Model, Masyarakat Papua
Copyrights © 2026