Penelitian ini didasari oleh fenomena tingginya angka pengguna TikTok di Indonesia. Berdasarkan data di lapangan, pengguna TikTok di kelas 5 SDN Pakis 01 mencapai 85,2%. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan TikTok terhadap interaksi sosial siswa dalam proses pembelajaran di SDN Pakis 01 Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 27 responden, dengan teknik sampling berupa sampel jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, dokumentasi, wawancara, dan observasi. Uji validitas dan reliabilitas instrumen kuesioner dilakukan menggunakan software SPSS. Analisis data dilakukan melalui teknik statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ditunjukkan dengan nilai signifikansi (sig) berada pada 0,000. Karena nilai signifikansi (sig) 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Persamaan regresi sederhana yang dihasilkan adalah Y=59,798 + 0,413 , yang berarti setiap peningkatan penggunaan media sosial TikTok sebesar satu unit akan meningkatkan interaksi sosial siswa sebesar 0,413 poin. Penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penggunaan media sosial Tiktok terhadap interaksi sosial siswa kelas V pada pembelajaran di SD Negeri Pakis 01 Kecamatan Tayu Kabupaten Pati. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan TikTok dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dalam berinteraksi, baik secara online maupun dalam konteks pembelajaran di kelas. Penelitian ini didasari oleh fenomena tingginya angka pengguna TikTok di Indonesia. Berdasarkan data di lapangan, pengguna TikTok di kelas 5 SDN Pakis 01 mencapai 85,2%. Banyak siswa lebih banyak menghabiskan waktu di TikTok dibandingkan dengan berinteraksi di dunia nyata, sehingga hal ini berpotensi memengaruhi interaksi sosial, terutama dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan TikTok terhadap interaksi sosial siswa dalam proses pembelajaran di SDN Pakis 01 Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 27 responden, dengan teknik sampling berupa sampel jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, dokumentasi, wawancara, dan observasi. Uji validitas dan reliabilitas instrumen kuesioner dilakukan menggunakan software SPSS untuk memastikan keakuratan alat ukur. Analisis data dilakukan melalui teknik statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ditunjukkan dengan nilai signifikansi (sig) berada pada 0,000. Karena nilai signifikansi (sig) 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Persamaan regresi sederhana yang dihasilkan adalah Y=59,798 + 0,413 , yang berarti setiap peningkatan penggunaan media sosial TikTok sebesar satu unit akan meningkatkan interaksi sosial siswa sebesar 0,413 poin. Penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penggunaan media sosial Tiktok terhadap interaksi sosial siswa kelas V pada pembelajaran di SD Negeri Pakis 01 Kecamatan Tayu Kabupaten Pati. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan TikTok dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dalam berinteraksi, baik secara online maupun dalam konteks pembelajaran di kelas.
Copyrights © 2026