Latar belakang: Trauma masa kanak-kanak adalah pengalaman tidak menyenangkan yang dapat berdampak jangka panjang, salah satunya menyebabkan phobia sosial, yaitu ketakutan dan kecemasan intens dalam situasi sosial. Tujuan: Mengetahui hubungan antara trauma masa kanak-kanak dengan phobia sosial pada remaja kelas XI di SMAN 1 Banguntapan, Bantul. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 155 siswa dari total 252 siswa, dipilih melalui simple random sampling dan perhitungan rumus Slovin. Instrumen penelitian meliputi kuesioner trauma masa kecil dan phobia sosial. Data dianalisis menggunakan uji Kendall’s Tau dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Sebanyak 72,3% responden tidak mengalami trauma masa kecil, dan 47,7% mengalami phobia sosial ringan. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara trauma masa kecil dengan phobia sosial (koefisien Kendall’s Tau = 0,671; p = 0,000). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara trauma masa kanak-kanak dengan phobia sosial pada remaja kelas XI di SMAN 1 Banguntapan, Bantul.
Copyrights © 2025