Hesti Damayanti
STIKes Surya Global Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan childhood traumatic dengan phobia social pada remaja kelas XI SMAN 1 Banguntapan Bantul: The Relationship between traumatic childhood and social phobia in grade XI adolescents of SMAN 1 Banguntapan Bantul Hesti Damayanti; Niken Setyaningrum; Eka Oktavianto; Suryati
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.106

Abstract

Latar belakang: Trauma masa kanak-kanak adalah pengalaman tidak menyenangkan yang dapat berdampak jangka panjang, salah satunya menyebabkan phobia sosial, yaitu ketakutan dan kecemasan intens dalam situasi sosial. Tujuan: Mengetahui hubungan antara trauma masa kanak-kanak dengan phobia sosial pada remaja kelas XI di SMAN 1 Banguntapan, Bantul. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 155 siswa dari total 252 siswa, dipilih melalui simple random sampling dan perhitungan rumus Slovin. Instrumen penelitian meliputi kuesioner trauma masa kecil dan phobia sosial. Data dianalisis menggunakan uji Kendall’s Tau dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Sebanyak 72,3% responden tidak mengalami trauma masa kecil, dan 47,7% mengalami phobia sosial ringan. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara trauma masa kecil dengan phobia sosial (koefisien Kendall’s Tau = 0,671; p = 0,000). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara trauma masa kanak-kanak dengan phobia sosial pada remaja kelas XI di SMAN 1 Banguntapan, Bantul.
Edukasi kesiapsiagaan bencana di SDN 1 Pundong Bantul Yogyakarta: Disaster preparedness education at SDN 1 Pundong Bantul Yogyakarta Niken Setyaningrum; Arnia Ningsih Hamid; Hesti Damayanti; Sholikhul Huda; Ardhian Indra Darmawan; Suryati
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.53

Abstract

Latar Belakang: Letusan gunung merupakan salah satu bencana alam yang dapat menyebabkan kerusakan dan dapat terjadi kapan saja tanpa memberikan peringatan. Kurangnnya kesiapsiagaan, menyebabkan anak berada dalam situasi krisis. Tingkat resiko bencana selain ditentukan oleh potensi bencana juga ditentukan oleh upaya mitigasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa, guru, dan masyarakat sekolah terhadap bencana alam serta mengoptimalkan fungsi sekolah sebagai pusat evakuasi dalam menghadapi bencana alam. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community Based Research). Metode yang digunakan adalah ceramah dan demonstrasi dengan menggunakan media powerpoint, video animasi, dan alat praga gunung meletus, setelah itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh siswa yang di laksanakan pada hari Rabu, 16 oktober 2024 di SDN 1 Pundong. Jumlah responden dalam kegiatan ini adalah 24 siswa. Kegiatan pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode ceramah tanya jawab, media video dan demonstrasi selama 90 menit. Hasil: Sebelum dilakukan pendidikan kesehatan didapatkan rata-rata nilai pre-test siswa 86,25 dan setelahnya nilai post-test 95,83. Hal ini menunjukkan bahwa memberikan video edukasi dapat meningkatkan pengetahuan siswa meningkat menjadi 95,83. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan pendidikan kesehatan menggunakan media powerpoint, video animasi dan demonstrasi alat peraga gunung meletus efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah tentang bencana gunung meletus.