Stunting, sebuah masalah kesehatan balita yang bersifat ireversibel, sangat dipengaruhi oleh faktor sanitasi dan higienitas yang bermasalah. Nagari Sulit Air di Kabupaten Solok menghadapi tantangan ganda: angka stunting tertinggi di kabupatennya dengan 49 kasus per Desember 2024 serta pengelolaan sampah organik yang belum efektif. Menjawab masalah ini, Program Multidisiplin Kemitraan Masyarakat (PMKM) Universitas Negeri Padang menginisiasi sebuah program edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi dalam pencegahan stunting, sekaligus memperkenalkan metode Eco-Enzyme sebagai solusi praktis pengelolaan sampah organik. Program ini melibatkan 35 peserta dari masyarakat umum dan kader Bank Sampah Kaceo Mandiri Sulit Air (BSKMSA) melalui kegiatan edukasi berbasis media digital, pelatihan praktis, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan nilai signifikansi p<0,001. Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan sekaligus memberikan solusi aplikatif dan berkelanjutan untuk pengelolaan sampah organik, yang berkontribusi langsung pada upaya perbaikan sanitasi lingkungan sebagai intervensi sensitif pencegahan stunting di Nagari Sulit Air.
Copyrights © 2025