Remaja Masjid Nurul Ma’arif Paropo dihadapi dengan masalah kurangnya budaya literasi dan kemampuan menulis karya sastra, terutama cerita yang berbasis agama Islam. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu meningkatkan literasi dan memperbanyak pengadaan kegiatan literasi melalui digital, memberikan pemahaman terkait tata cara penulisan cerita Islami, dan menyediakan fasilitas bagi remaja Masjid Nurul Ma’arif Paropo. Metode pelaksanaan menggunakan pendektakan yang terdiri dari lima tahapan: Identifikasi permasalahan, pengumpulan data, rencana aksi, aktivasi rencana, dan penilaian hasil. Awal proses pelatihan diisi dengan pembekalan materi melalui PowerPoint. Selanjutnya masuk tahap penulisan cerita Islami dalam bentuk cerita pendek. Terakhir adalah presentasi dan revisi karya. Dari penelitian ini, dihasilkan 10 karya cerita Islami oleh 10 peserta pelatihan (remaja masjid). Dari kesepuluh karya, 2 cerita Islami mengambil tema romansa Islam dan 8 cerita Islami mengambil tema moral kehidupan (ujian hidup, kesabaran, pembenahan diri, persahabatan, keimanan, perjuangan menuntun ilmu, dan perilaku tercela). Kesepuluh cerita Islami hasil pelatihan juga memiliki kualitas penulisan yang cukup baik sehingga menjadi bukti terjadinya peningkatan nilai literasi pada remaja Masjid Nurul Ma’arif Paropo.
Copyrights © 2025