Bullying masih menjadi tantangan utama di lingkungan sekolah dasar yang berdampak serius terhadap perkembangan emosional dan akademik anak. Kurangnya pemahaman orang tua tentang bentuk, dampak, dan penanganan bullying menjadi salah satu faktor penyebab kurangnya deteksi dini dan respon terhadap kasus perundungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi orang tua siswa di SD Negeri Taeng, Kabupaten Gowa, tentang bullying melalui edukasi, diskusi, dan deklarasi bersama. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada 18 Juli 2025 dan diikuti oleh 94 orang tua. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini meningkatkan kesadaran dan kesiapan orang tua dalam mengenali serta menangani kasus bullying. Orang tua juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam berdiskusi dan berbagi pengalaman, yang menunjukkan pentingnya pendekatan partisipatif dalam edukasi publik. Kegiatan ini mengangkat pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak. Selain itu, pendekatan reflektif dan berbasis kasus nyata terbukti efektif dalam membangun kesadaran kritis orang tua. Penandatanganan deklarasi anti-bullying menjadi simbol komitmen bersama dan modal awal untuk membentuk jejaring kolaboratif. Artikel ini memberikan rekomendasi agar sekolah dan orang tua membentuk forum bersama untuk pencegahan kekerasan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025