Kesenjangan gender dalam pembelajaran bahasa Inggris di sekolah menengah di Indonesia masih tampak pada perbedaan partisipasi kelas dan stereotip dalam materi pembelajaran. Sementara itu, perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan pendekatan deep learning menawarkan potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk aspek keadilan gender dan personalisasi pembelajaran. Namun, keterbatasan infrastruktur, kesiapan guru, dan kebijakan lokal menjadi hambatan utama. Pengabdian ini bertujuan: (1) meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan AI dan deep learning dalam pembelajaran bahasa Inggris yang responsif gender; (2) mengembangkan modul pembelajaran yang sensitif gender; dan (3) menerapkan teknologi AI dalam pembelajaran di sekolah menengah. Hasilnya menunjukkan peningkatan kompetensi guru, partisipasi siswa, dan literasi digital sekolah mitra.
Copyrights © 2025