Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut guru memiliki kompetensi dalam menerapkan pendekatan pembelajaran inovatif, salah satunya STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Artikel ini membahas pelaksanaan workshop pembelajaran STEAM di SMA Al Furqon Kabupaten Jember untuk meningkatkan kompetensi guru. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Service-Learning yang meliputi beberapa tahap yakni tahap investigasi, persiapan, tindakan, dan refleksi. Hasil workshop menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman guru terhadap konsep dan implementasi STEAM, dengan rata-rata nilai pasca-tes sebesar 91,11. Hasil ini menunjukkan bahwa workshop pembelajaran STEAM ini efektif untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap pembelajaran STEAM serta meningkatkan pembelajaran inovatif di sekolah. Selain itu, evaluasi peserta juga menunjukkan respon positif terhadap metode pelatihan yang partisipatif dan aplikatif.
Copyrights © 2026