DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Vol 10, No 1 (2026): April 2026

Komunikasi asertif guru sekolah dasar: Perspektif siswa terhadap etika vokal dan penguatan

Dina Wardani (Universitas Muhammadiyah Bengkulu)
Ninuk Watini (Universitas Muhammadiyah Bengkulu)
Apriza Fitriani (Universitas Muhammadiyah Bengkulu)
Merri Sri Hartati (Universitas Muhammadiyah Bengkulu)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika implementasi komunikasi asertif guru sekolah dasar melalui perspektif siswa, dengan fokus pada dimensi etika vokal dan penguatan (reinforcement). Menggunakan desain deskriptif kuantitatif, penelitian melibatkan 126 siswa di SD Negeri 198 Bengkulu Utara yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya dualisme dalam profil komunikasi guru: terdapat konsistensi tinggi dalam menghindari pelabelan negatif (85,7%), namun 30,9% siswa melaporkan ketidakstabilan etika vokal saat situasi emosional. Dalam aspek penguatan, guru lebih dominan memberikan apresiasi afektif non-material (46,8%) dibandingkan penguatan material (50,8% tidak pernah). Temuan ini menegaskan bahwa asertivitas guru sangat bergantung pada regulasi emosi yang termanifestasi dalam stabilitas vokal dan dominansi penguatan sosial. Disimpulkan bahwa efektivitas asertivitas memerlukan sinkronisasi antara pesan verbal dan ketenangan vokal guna menjamin keamanan psikologis siswa. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan vocal coaching dan manajemen stres bagi guru untuk meminimalisir kebocoran emosional di kelas serta menyarankan studi longitudinal terkait dampak penguatan afektif terhadap motivasi intrinsik siswa. Assertive communication by elementary school teachers: Students’ perspectives on vocal ethics and reinforcement Abstract: This study aims to analyze the dynamics of assertive communication implementation among elementary school teachers from the students' perspective, focusing on vocal ethics and reinforcement dimensions. Employing a descriptive quantitative design, the research involved 126 students at SD Negeri 198 North Bengkulu, selected through proportional random sampling. The results reveal a dualism in teacher communication profiles: high consistency in avoiding negative labeling (85.7%), yet 30.9% of students reported instability in vocal ethics during emotional situations. Regarding reinforcement, teachers predominantly provided non-material affective appreciation (46.8%) compared to material reinforcement (50.8% never). These findings emphasize that teacher assertiveness is highly dependent on emotional regulation, manifested in vocal stability and the dominance of social reinforcement. It is concluded that effective assertiveness requires synchronization between verbal messages and vocal calmness to ensure students' psychological safety. The study recommends vocal coaching and stress management training for teachers to minimize emotional leakage in the classroom and suggests longitudinal studies on the impact of affective reinforcement on students' intrinsic motivation.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jdc

Publisher

Subject

Humanities Education Mathematics Social Sciences Other

Description

DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik adalah jurnal yang dipublikasikan oleh Universitas Sebelas Maret Surakarta. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, Agustus dan Desember P-ISSN 2581-1843, E-ISSN 2581-1835. Jurnal mencakup penelitian dan gagasan ilmiah tentang ilmu pendidikan, pendidikan ilmu ...