Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan

Upaya Pencegahan Diare pada Siswa SDN 1 Paku Jaya melalui Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Sri Mulyani (Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya)
Zevan Artamesya (Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya)
Oteng Haryanto (Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya)
Nabila Safana Mutti (Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya)
Miranda (Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya)
Claudia Febriyanti (Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya)
Risa Sagita (Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya)
Stevy Eka Putri (Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya)
Indar Nopia Ramadani (Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya)
Sri Lora (Pogram Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Mandala waluya)



Article Info

Publish Date
28 Mar 2026

Abstract

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia, khususnya pada anak usia sekolah dasar yang rentan akibat keterbatasan pengetahuan dan kebiasaan hidup bersih. Data pendahuluan menunjukkan bahwa di Desa Paku Jaya, diare merupakan penyakit menular dengan jumlah kasus tertinggi dibandingkan penyakit lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan diare. Kegiatan dilaksanakan di SDN 1 Paku Jaya dengan melibatkan 40 siswa kelas IV dan V melalui penyuluhan menggunakan media leaflet dan presentasi interaktif. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk melihat perubahan tingkat pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi, di mana seluruh peserta menunjukkan perbaikan kategori pengetahuan. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, edukasi kesehatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah dan melibatkan keluarga serta masyarakat guna mendukung upaya pencegahan diare sejak dini.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

pkpp

Publisher

Subject

Description

Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan adalah publikasi ilmiah pengabdian masyarakat yang menerima tulisan ilmiah di bidang kesehatan masyarakat (epidemiologi, biostatistik, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, gizi, serta kesehatan ...