Praktik Kerja Lapangan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi bahaya pada aktivitas pemotongan besi siku menggunakan cutting wheel di area workshop PT Singlurus Pratama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan studi dokumen pendukung seperti SOP dan kebijakan K3 perusahaan. Hasil Job Safety Analysis (JSA) menunjukkan bahwa pekerjaan pemotongan memiliki beberapa potensi bahaya dominan, termasuk risiko teriris, tersetrum, terpajan serpihan logam, kebisingan, percikan api, hingga bahaya akibat kondisi area kerja seperti tersandung dan tertimpa. Pengendalian risiko disusun berdasarkan hierarki pengendalian sesuai Keputusan Mentri Energi Dan Sumber Daya Mineral No. 1827 K/30/MEM/2018, mencakup rekayasa teknik, prosedur kerja aman, tindakan administratif, dan pemakaian alat pelindung diri. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar peningkatan praktik keselamatan kerja pada aktivitas fabrikasi logam di workshop serta mendukung penerapan SMKP secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026