Penelitian ini mengevaluasi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Kawasan Hunian ASN 3 Ibu Kota Nusantara melalui inspeksi lapangan terhadap lima aspek utama, yaitu kebersihan lingkungan, utilitas air, sarana evakuasi, instalasi listrik, dan sistem proteksi kebakaran. Pengumpulan data dilakukan menggunakan formulir checklist yang kemudian diolah menjadi nilai persentase sebagai dasar analisis kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebersihan lingkungan pada seluruh tower berada pada kategori sangat baik dengan capaian 97 persen. Utilitas air pada Tower 2 menunjukkan performa optimal dengan nilai 100 persen. Sarana evakuasi pada Tower 3 memperoleh 80 persen dan menjadi aspek dengan ketidaksesuaian tertinggi, terutama terkait door closer, signage evakuasi, dan penerangan darurat. Instalasi listrik pada Tower 4 berada pada kondisi sangat baik dengan nilai 100 persen, sementara sistem proteksi kebakaran pada Tower 5 mencapai 98,60 persen. Secara keseluruhan, tingkat penerapan K3 di kawasan ini mencapai 95,10 persen yang mengindikasikan bahwa fasilitas hunian telah memenuhi standar keselamatan, meskipun masih terdapat beberapa komponen yang memerlukan peningkatan pemeliharaan. Temuan ini menegaskan pentingnya inspeksi rutin dan tindak lanjut yang terstruktur untuk menjaga konsistensi standar keselamatan pada seluruh tower.
Copyrights © 2026