Kecelakaan listrik pada masyarakat umum masih sering terjadi, khususnya di sekitar jaringan distribusi listrik tegangan menengah dan rendah. Rendahnya pengetahuan masyarakat serta pekerja bangunan terhadap potensi bahaya listrik menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi program sosialisasi keselamatan listrik kepada pekerja bangunan serta pemetaan potensi bahaya listrik sebagai upaya pencegahan kecelakaan listrik pada masyarakat di sekitar jaringan distribusi PT PLN (Persero) ULP Samarinda Ulu. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui kegiatan observasi lapangan, sosialisasi langsung, wawancara, serta dokumentasi. Pemetaan potensi bahaya dilakukan dengan metode hazard mapping pada titik-titik jaringan distribusi yang berada dekat dengan aktivitas masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi mampu meningkatkan pemahaman pekerja bangunan dan masyarakat terkait bahaya listrik serta perilaku aman di sekitar jaringan listrik. Selain itu, hazard mapping membantu mengidentifikasi titik rawan kecelakaan listrik sehingga dapat digunakan sebagai dasar tindakan pencegahan. Implementasi program ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran keselamatan dan meminimalkan risiko kecelakaan listrik di lingkungan masyarakat.
Copyrights © 2026