Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan sistem tanggap darurat dan jalur evakuasi di Terminal Kargo PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan. Pengamatan dilaksanakan selama periode 6 Agustus hingga 6 November 2025 melalui observasi langsung, dokumentasi, serta pemeriksaan fasilitas keselamatan seperti APAR, kotak P3K, safety sign, dan jalur evakuasi pada beberapa area operasional, yaitu Office Terminal Kargo, RA (Regulated Agent), Incoming Domestic, Incoming International, dan SBU Cargo Service. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar fasilitas tanggap darurat telah tersedia namun belum sepenuhnya memenuhi standar ISO 45001:2018. Beberapa ketidaksesuaian ditemukan, antara lain APAR dengan tekanan rendah, isi kotak P3K yang tidak lengkap, safety sign yang memudar, serta jalur evakuasi yang belum memiliki penanda arah secara konsisten. Selain itu, inspeksi forklift, kendaraan operasional, dan kegiatan 5R juga menunjukkan perlunya peningkatan penataan area kerja untuk mendukung kelancaran proses evakuasi. Perbaikan dilakukan melalui pembuatan dan pemasangan layout jalur evakuasi baru, pemasangan safety sign tambahan, penggantian label inspeksi APAR, serta pengisian ulang P3K. Secara keseluruhan, penerapan sistem tanggap darurat di Terminal Kargo IAS telah berjalan namun masih membutuhkan optimalisasi agar sesuai dengan standar keselamatan kerja dan mampu meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pekerja dalam menghadapi kondisi darurat.
Copyrights © 2026