Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komponen-komponen Theory of Planned Behavior (TPB), yang meliputi sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku, dengan frekuensi terjadinya tindakan tidak aman (unsafe action) di lingkungan kerja para pekerja konstruksi PT. Jaya Makmur Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan total 36 responden yang dipilih secara purposif. Proses pengumpulan data dilakukan melalui kombinasi metode kuesioner terstruktur dan observasi langsung di lapangan, sehingga informasi yang diperoleh lebih komprehensif. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman untuk menguji kekuatan hubungan antarvariabel. Hasil analisis menunjukkan adanya korelasi negatif yang signifikan antara ketiga variabel TPB dengan unsafe action: sikap (rho -0,478, Sig. 0,003), norma subjektif (rho 0,406, Sig. 0,014), dan persepsi kontrol perilaku (rho -0,367, Sig. 0,028). Secara agregat, faktor-faktor TPB juga berkorelasi negatif signifikan (rho -0,411, Sig. 0,013). Implikasi dari temuan ini adalah bahwa peningkatan sikap positif pekerja terhadap keselamatan, penguatan tekanan sosial yang mendorong perilaku aman, serta peningkatan keyakinan terhadap kemampuan kontrol diri secara konsisten akan berkontribusi pada penurunan kecenderungan pekerja melakukan tindakan yang berisiko terhadap keselamatan.
Copyrights © 2025