Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada aktivitas pekerjaan perawatan pipa jaringan distribusi air limbah di Instalasi pengolahan Air Limbah (IPAL) Margasari, Kota Balikpapan. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan Hazard Identification, Risk Assessment, dan Determining Control (HIRADC) sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah No.50 Tahun 2012 dan Permenaker No. 5 Tahun 2018. Metode yang digunakan adalah deskriftif kualitatif melalui observasi langsung dilapangan dan wawancara dengan empat orang pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam aktivitas utama dalam perawatan jaringan pipa, yaitu persiapan alat, persiapan lokasi, pembersihan pipa, pemeliharaan manhole, pembersihan inspection chamber (IC) dan pembersihan lokasi kerja. Dari keenam aktivitas tersebut, diidentifikasi sebanyak 31 potensi bahaya yang terbagi dalam kategori fisik, biologi, dan ergonomis. Penialain risiko berdasarkan matrik AS/NZS 4360 menunjukkan bahwa seluruh aktivitas tergolong dalamn kategori risiko tinggi. Pengendalian risiko telah dilakukan melalui penyediaan alat pelindung diri (APD), pelatihan K3, dan pemasangan rambu, namun implementasinya belum konsisten. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun sistem manajemen K3 telah diimplementasikan secara formal, efektivitasnya dalam mengurangi risiko residu dilapangan masih perlu ditingkatkan. Oleh karna itu, dibutuhkan penguatan pelatihan, pengawasan, serta pendekatan partisipatif untuk membentuk budaya kerja yang aman dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025