Ergonomi adalah kesesuaian antara alat, metode kerja, dan lingkungan kerja yang memenuhi kemampuan, keterampilan, dan keterbatasan manusia sehingga pekerja menjadi sehat, aman, nyaman, dan efisien pada saat bekerja. Tingginya keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja administrasi di sektor kesehatan menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kualitas keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi risiko ergonomi dan postur kerja tenaga administrasi di UPTD Puskesmas Karang Rejo, Balikpapan, menggunakan metode Nordic Body Map (NBM) dan Rapid Office Strain Assessment (ROSA). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, kuesioner NBM, dan penilaian postur kerja dengan metode ROSA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 dari 5 informan memiliki tingkat keluhan MSDs kategori rendah, dan 1 orang berada dalam kategori sedang. Keluhan dominan dirasakan pada bagian punggung, pinggang, dan tangan kanan. Penilaian metode ROSA menunjukkan seluruh informan memiliki skor akhir di atas 5, yang menandakan tingkat risiko tinggi dan memerlukan intervensi segera. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tenaga kerja administrasi di UPTD Puskesmas Karang Rejo mengalami keluhan MSDs dengan tingkat keluhan rendah dan sedang, namun untuk penilaian postur kerja dengan metode ROSA, tingkat risiko tenaga kerja termasuk dalam kategori sedang dan tinggi.
Copyrights © 2025