Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di warehouse PT ORICA site Sangatta. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya potensi bahaya dalam aktivitas pengangkutan dan penyimpanan bahan kimia menggunakan forklift yang berisiko menimbulkan kecelakaan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan informan (supervisor maintenance, petugas SHE, dan operator forklift), serta studi dokumentasi yang dibandingkan dengan regulasi dan standar operasional perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program inspeksi K3 di warehouse PT ORICA dilakukan melalui dua program utama, yaitu inspeksi P2H (Pemeriksaan Harian) dan inspeksi commissioning (tahunan). Inspeksi P2H dilaksanakan setiap hari sebelum forklift dioperasikan dengan menggunakan form checklist untuk memastikan kondisi unit layak dan aman digunakan. Sementara itu, inspeksi commissioning dilakukan setahun sekali oleh inspektor berkompeten dari PT Kaltim Prima Coal (KPC) untuk menilai kelayakan operasional unit forklift secara menyeluruh. Proporsi implementasi program inspeksi menunjukkan bahwa P2H lebih dominan (70%) dibandingkan commissioning (30%) karena frekuensinya yang lebih rutin. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan inspeksi K3 di warehouse PT ORICA site Sangatta telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen K3 dan standar operasional prosedur perusahaan. Penerapan inspeksi terbukti efektif dalam meminimalisir potensi bahaya dan mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman.
Copyrights © 2026