Penelitian ini bertujuan untuk mencegah kecelakaan pada pekerjaan reparasi body mobil di Bengkel Sutomo Mandiri Kota Samarinda dengan menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap para pekerja bengkel. Hasil penelitian mengidentifikasi berbagai potensi bahaya dan risiko di setiap tahapan pekerjaan pengecatan body mobil, seperti paparan bahan kimia berbahaya, risiko cedera fisik akibat pengamplasan, serta gangguan kesehatan dari kebisingan dan asap kompresor. Penilaian risiko menunjukkan adanya risiko sedang hingga tinggi pada sebagian besar aktivitas kerja. Pengendalian risiko yang diusulkan meliputi penggunaan alat pelindung diri (APD), pelatihan keselamatan kerja, pengelolaan bahan kimia, serta penerapan prosedur kerja yang aman. Dengan penerapan langkah-langkah pencegahan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kesehatan pekerja serta menurunkan angka kecelakaan di bengkel. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi perusahaan dan pekerja untuk memperkuat budaya keselamatan kerja guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif.
Copyrights © 2026