Kegiatan loading point pada perusahaan tambang batubara merupakan salah satu aktivitas kerja dengan tingkat risiko kecelakaan yang tinggi karena melibatkan pergerakan alat berat, kondisi medan yang tidak stabil, serta interaksi langsung antar unit kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta memberikan rekomendasi pengendalian risiko kecelakaan kerja pada kegiatan loading di PT X yang berlokasi di Sangata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan lima informan yang terdiri dari safety coordinator, pengawas lapangan, dan operator alat berat, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan tahapan aktivitas loading dengan berbagai potensi bahaya, antara lain permukaan tanah tidak stabil, material labil, area sempit, tinggi meja digger yang tidak sesuai, antrian loading, hingga manuver truk. Penilaian risiko sebelum pengendalian menunjukkan adanya risiko dengan kategori sedang hingga ekstrem. Setelah dilakukan penerapan pengendalian berdasarkan hirarki pengendalian risiko, terjadi penurunan tingkat risiko menjadi lebih terkendali. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan metode HIRARC efektif dalam mengidentifikasi dan menurunkan risiko kecelakaan kerja pada kegiatan loading, serta dapat menjadi dasar dalam peningkatan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan tambang batubara.
Copyrights © 2026