Tujuan dari penelitian ini ialah guna menguraikan ragam dan bentuk penggunaan alih kode serta campur kode yang muncul dalam novel Hello karya Tere Liye. Penelitian ini didapatkan melalui pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Data dikumpulkan dari dialog dan narasi dalam novel yang mengandung unsur peralihan dan pencampuran bahasa, baik dari bahasa Indonesia ke bahasa asing (terutama bahasa Inggris) maupun ke bahasa daerah seperti Jawa dan Sunda. Teknik pengumpulan data mencakup studi kepustakaan, pembacaan intensif, pencatatan, dan identifikasi elemen kebahasaan yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa bentuk campur kode melalui kata paling sering ditemukan ialah dalam bentuk kata dan frasa berbahasa Inggris, seperti sunset, live, finalis, dan video call. Sementara itu, alih kode tampak melalui pergeseran bahasa dalam ujaran tertentu. Campur kode ke dalam juga ditemukan melalui kata-kata dari bahasa Jawa dan Sunda, seperti jadah, mbak, duh Gusti, dan mang. Fenomena ini memperlihatkan bahwa variasi bahasa dalam novel tidak hanya memperindah gaya penceritaan, tetapi juga mencerminkan latar sosial, budaya, dan identitas karakter. Penelitian ini menegaskan pentingnya kajian sosiolinguistik dalam memahami keragaman bahasa dalam karya sastra.
Copyrights © 2025