Jurnal Basataka (JBT)
Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025

SIMBOL DAN MAKNA FILOSOFIS DALAM ARSITEKTUR RUMAH BOLON ETNIK BATAK SIMALUNGUN: KAJIAN SEMIOTIKA

Roma Hotni Uhur Purba (Universitas Sumatera Utara)
Immanuel Silaban (Universitas Sumatera Utara)
Tioara Monika Simarmata (Universitas Sumatera Utara)
Jefri Harniko Pasaribu (Universitas Sumatera Utara)
Immanuel Bintang Cristopher Batubara (Universitas Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2025

Abstract

Arsitektur tradisional merupakan warisan budaya yang menyimpan nilai filosofis, simbolis, dan sosial suatu masyarakat. Rumah Bolon etnik Batak Simalungun tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai representasi identitas, kosmologi, serta pandangan hidup masyarakat pendukungnya. Penelitian ini bertujuan mengungkap simbol dan makna filosofis dalam arsitektur Rumah Bolon dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan masyarakat, serta studi pustaka. Data dianalisis melalui model semiotika Barthes yang membedakan makna denotatif, konotatif, dan mitos. Triangulasi sumber dan metode digunakan untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap elemen Rumah Bolon memiliki simbolisme yang kuat. Bentuk atap menyerupai perahu melambangkan perjalanan hidup, tiang penyangga menandakan keteguhan dan prinsip habonaron do bona, tangga dan pintu masuk kecil mengajarkan kerendahan hati, sementara ukiran serta warna melambangkan kesuburan, keberanian, dan kekuatan spiritual. Tata ruang rumah mencerminkan solidaritas sosial, keterbukaan, dan kebersamaan. Selain itu, Rumah Bolon merepresentasikan kosmologi tiga dunia: dunia atas (spiritual), dunia tengah (manusia), dan dunia bawah (alam hewan dan roh pelindung). Kesimpulannya, Rumah Bolon merupakan teks budaya yang menyimpan nilai-nilai filosofis penting, seperti harmoni dengan alam, solidaritas sosial, dan penghormatan terhadap leluhur. Nilai tersebut masih relevan di era modern, sehingga pelestarian tidak hanya menekankan aspek fisik, tetapi juga makna simbolisnya. Revitalisasi makna Rumah Bolon dapat memperkuat identitas budaya masyarakat Simalungun sekaligus menjadi inspirasi dalam pengembangan arsitektur kontemporer berbasis kearifan lokal.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

BASATAKA

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian ...