Berdasarkan observasi awal guru Bahasa Indonesia kelas VII, ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran menulis teks berita, yaitu: siswa kesulitan menentukan unsur 5W+1H, kurang memahami materi, dan penggunaan media pembelajaran yang monoton seperti buku, majalah, dan papan tulis. Penelitian ini merupakan eksperimen dengan desain pretest-posttest control group, yang melibatkan dua kelas di SMP YLPI Perhentian Marpoyan, Pekanbaru, yaitu kelas VII.1 sebagai kontrol dan VII.2 sebagai eksperimen. Kelas eksperimen menggunakan media video animasi berbantuan Canva, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, masing-masing kelas berjumlah 26 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas eksperimen adalah 50,54 dan meningkat menjadi 84,08 pada posttest, dengan peningkatan median dan modus yang signifikan. Sementara itu, kelas kontrol juga mengalami peningkatan dari 53,77 menjadi 69,54, namun tidak sebesar kelas eksperimen. Uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai signifikansi p = 0,001, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelas. Penelitian ini membuktikan bahwa media video animasi efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks berita siswa.
Copyrights © 2025